Galau pasti berlalu
Begitu
banyak Tanya yang tak terjawab, begitu banyak luka yang tak terobati,
begitu banyak rindu yang tak tersampaikan,
dan begitu banyak rasa yang tak terbalaskan…
|
Dulu, kehadiran mu begitu meyakinkan, membuat
melayang dengan semua janji manismu, perlahan aku turun dari anganku, mencoba mencerna sekali lagi apa yang terjadi. Aku tak
menyangka, kau berubah begitu cepat memudarkan kepercayaan yang kuberikan.
Kepergian mu membuat sayatan luka baru
dalam hatiku, hati yang luka lamanya masih membekas, namun kembali kau sayat
dengan segenap keegoisanmu!
Namun aku sadar, kau bukan yang terbaik!
Tuhan
hanya mengirimmu sebagai cobaan untuk mempertegar hatiku, hati yang dulunya
lemah! Tapi aku tau, Tuhan mempersiapkan pria
terbaiknya untukku.
Kini sirna semua angan-anganku tentang kita
dimasa depan, angan-angan yang dulu selalu terselip dalam setiap bait Do’a ku.
Angan-angan yang selalu tersimpan rapi dalam benakku,
HANYA AKU.
“TIDAK SEMUA YANG AKU TULIS ITU ADALAH KENYATAAN,
NAMUN TIDAK SEMUA YANG AKU TULIS ITU, JUGA ADALAH KARANGAN.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar