Malam ini, bolehkah aku meminjam kekasihmu?
izinkan aku memimpikan kekasihmu, malam ini saja. Aku sedang merindukannya, aku
rindu senyumnya, aku rindu saat dia menatapku, aku rindu caranya berbicara
kepadaku.
Aku
tak akan meminjamnya lama, karna aku tau, aku akan segera bangun dari mimpiku
dan kembali mendapati kenyataan bahwa dia telah menjadi milikmu. Namun izinkan
aku menghadirkannya kembali disisiku, kirimkan kekasihmu dalam mimpiku.
Pinjamkan dia malam ini saja, akan ku jaga dia sebaik dulu aku menjaganya,
sebelum dia bersamamu.
Dan
ketika aku terbangun, kau boleh mengambilnya kembali. Tapi tidak dari dalam
hatiku. Karna aku sudah menyimpannya untuk selalu hadir dalam kesunyianku.
Menemani hari-hari sepiku, Menjagaku dalam kekosongan. Menopangku dalam setiap
keraguan.
Izinkan aku memimpikan mu malam ini
memimpikanmu dengan
seulas senyum.
Bukan dengan deraian air
mata kekecewaan…
|
“TIDAK SEMUA YANG AKU TULIS ITU ADALAH KENYATAAN,
NAMUN TIDAK SEMUA YANG AKU TULIS ITU, JUGA ADALAH KARANGAN.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar