Aku. Aku sendiri. tak bersama mu lagi, kamu yang selalu saja menjalari otakku, mengganggu pikiranku, membuatku semakin sulit melupakan semua kenangan manis
saat bersamamu. Kenangan yang mampu membuatku bisu.
Caramu membuatku tersenyum, caramu menatapku,
seakan-akan masih menari indah dipelupuk mata, menghiasi setiap kesunyian yang
selalu datang. Aku selalu menikmati kesunyian itu,
meski yang ku temui hanya keheningan dan bayang-bayangmu.
SEPI.
Kadang aku terlelap dalam kesunyianku, membawa
bayang-bayangmu kedalam alam bawah sadarku, menggenggam erat jemariku,
menenggelamkanku dalam dekapan hangatmu. Tak ingin rasanya tersadar, menyudahi
setiap kegilaan yang kupikirkan, kegilaan yang mungkin tak akan pernah
kudapatkan dalam kehidupan nyata.
Dan kini, malam ini. Izinkan aku kembali membawa
bayangan mu, untuk menemani kesunyianku.
“TIDAK SEMUA YANG AKU TULIS ITU ADALAH KENYATAAN,
NAMUN TIDAK SEMUA YANG AKU TULIS ITU, JUGA ADALAH KARANGAN.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar